SELAMAT DATANG DI WEB BLOGSPOT TPP KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO
Banner TPP Kecamatan Paguyaman
TIM PENDAMPING TPP KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO

Senin, 22 Juni 2026

Desa Mutiara Gelar Rembug Stunting Tahun 2026, Perkuat Komitmen Bersama Cegah dan Tangani Stunting

 

Mutiara, 22 Juni 2026 – Pemerintah Desa Mutiara, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, melaksanakan kegiatan Rembug Stunting Desa Tahun 2026 yang bertempat di Kantor Desa Mutiara pada Senin (22/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam mendukung percepatan penurunan dan pencegahan stunting melalui perencanaan dan pelaksanaan program yang terintegrasi serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Klik Dukung Blog ini


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Paguyaman, UPTD Puskesmas Berlian, Pendamping Desa, kader kesehatan, kader Posyandu, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya yang memiliki peran dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Mutiara.


Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Mutiara, Bapak Kisman Pakaya, yang menyampaikan bahwa stunting masih menjadi salah satu isu prioritas nasional yang membutuhkan perhatian dan kerja sama seluruh pihak. Beliau berharap melalui kegiatan rembuk stunting ini dapat dihasilkan kesepakatan bersama terkait langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting.



Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Camat Paguyaman, Bapak Iswandy Pagau, S.KM, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung program percepatan penurunan stunting. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam setiap program kesehatan yang dilaksanakan di desa.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Puskesmas Berlian Kecamatan Paguyaman, yang memberikan pemaparan mengenai kondisi kesehatan masyarakat, faktor-faktor penyebab stunting, serta berbagai upaya pencegahan yang perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan pelayanan kesehatan, perbaikan pola asuh, dan pemenuhan gizi bagi ibu dan anak.


Pada sesi berikutnya, Pendamping Desa, Ibu Ratna J. Isa, SH, memberikan arahan sekaligus memandu jalannya kegiatan Rembug Stunting sebagai acara inti. Dalam arahannya, beliau menjelaskan pentingnya rembuk stunting sebagai forum musyawarah untuk mengidentifikasi permasalahan, menyusun prioritas kebutuhan, serta merumuskan usulan program dan kegiatan yang mendukung percepatan penurunan stunting di tingkat desa. Peserta kegiatan juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, usulan, dan berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak.


Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta komitmen bersama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting. Hasil rembuk stunting nantinya akan menjadi bahan perencanaan pembangunan desa yang lebih terarah, sehingga berbagai intervensi yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Mutiara.

Klik Dukung Blog Ini

0 komentar:

Posting Komentar