Gorontalo, 29 Oktober 2025 Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia pendamping ekonomi desa serta mempercepat tumbuh dan berkembangnya koperasi produktif berbasis potensi lokal, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendamping Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari efektif, mulai tanggal 29 Oktober hingga 2 November 2025, ini dilaksanakan di Aula Masjid Universitas Gorontalo dan diikuti oleh berbagai unsur pendamping dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Bapak Drs. Risjon Kujiman Sunge, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pendamping sebagai ujung tombak dalam penguatan kelembagaan koperasi dan pengembangan ekonomi kerakyatan di tingkat desa maupun kelurahan. Menurutnya, keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih sangat ditentukan oleh kualitas pendamping yang mampu memberikan bimbingan, pendampingan, serta solusi bagi koperasi dalam menghadapi berbagai tantangan usaha dan pengelolaan kelembagaan.
Diikuti Pendamping dari Seluruh Provinsi Gorontalo
Pelatihan ini diikuti oleh Pendamping Desa, Pendamping Bisnis Asisten, serta Pendamping Project Management Office (PMO) dari seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Kehadiran peserta dari berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mendorong pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan melalui koperasi. Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik antar pendamping yang selama ini terlibat langsung dalam pengembangan ekonomi masyarakat di desa.
Metode Pelatihan Interaktif dan Berbasis Studi Kasus
Pelatihan dirancang secara interaktif, kolaboratif, dan berbasis studi kasus sehingga peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga dibekali kemampuan praktis yang dapat diterapkan langsung di wilayah dampingan masing-masing. Para peserta mendapatkan materi dari berbagai narasumber yang berasal dari unsur akademisi, praktisi bisnis, serta pejabat teknis yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang koperasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui diskusi kelompok, simulasi, dan praktik penyusunan strategi pengembangan koperasi, peserta diajak untuk merumuskan berbagai langkah konkret dalam mendukung tumbuhnya koperasi desa yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Mendorong Koperasi Desa yang Mandiri dan Profesional
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pendamping Koperasi Desa Merah Putih beserta perangkat pendukungnya mampu memperkuat peran koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang mandiri, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pelatihan ini juga menjadi momentum penting bagi Provinsi Gorontalo dalam mendorong transformasi ekonomi desa melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia pendamping yang kreatif, inovatif, dan memiliki kemampuan manajerial yang baik. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, para pendamping diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam mewujudkan koperasi desa yang produktif, inklusif, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui penguatan peran pendamping dan pengembangan kelembagaan koperasi yang profesional, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa dan mendukung pembangunan ekonomi daerah di Provinsi Gorontalo.







0 komentar:
Posting Komentar