SELAMAT DATANG DI WEB BLOGSPOT TPP KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO
Banner TPP Kecamatan Paguyaman
TIM PENDAMPING TPP KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO

Kamis, 21 Mei 2026

Desa Karya Murni Bentuk Desa Siaga Tuberkulosis (TB), Tingkatkan Kesadaran dan Peran Aktif Masyarakat

 

Karya Murni, 21 Mei 2026 – Pemerintah Desa Karya Murni, Kecamatan Paguyaman, melaksanakan kegiatan Pembentukan dan Sosialisasi Desa Siaga Tuberkulosis (TB) pada Kamis (21/05/2026).  Klik Dukung Blog Ini Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan... meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan, penanganan, dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TB) melalui keterlibatan aktif pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, yaitu Olvien Pagau, unsur Pemerintah Kecamatan Paguyaman, Tim Pendamping Desa Kecamatan Paguyaman, Pemerintah Desa Karya Murni, kader kesehatan desa, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat setempat.


Kehadiran seluruh pihak dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen dan sinergi bersama dalam mewujudkan Desa Siaga TB yang mampu berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit Tuberkulosis di lingkungan masyarakat. Keterlibatan Tim Pendamping Desa Kecamatan Paguyaman juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program kesehatan berbasis masyarakat yang terintegrasi dengan pembangunan desa.


Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan berbagai materi terkait pentingnya deteksi dini penyakit TB, pola penularan penyakit, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya kepatuhan menjalani pengobatan bagi penderita TB. Hal ini dinilai sangat penting untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal sekaligus mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.


Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran terhadap gejala-gejala TB agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Para kader kesehatan desa juga didorong untuk terus aktif melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian TB.


Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan program pengendalian TB tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan yang ada di tingkat desa dan kecamatan.


Pembentukan Desa Siaga TB ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran masyarakat, kader kesehatan, pemerintah desa, serta Tim Pendamping Desa dalam mendukung program kesehatan pemerintah, khususnya dalam upaya eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Boalemo.


Melalui program ini, diharapkan terbangun kerja sama yang semakin erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, pendamping desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, peduli, serta tanggap terhadap berbagai permasalahan kesehatan, khususnya penyakit TB.


Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir. Pemerintah Desa Karya Murni bersama seluruh unsur terkait menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menjalankan program Desa Siaga TB secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Karya Murni dan Kecamatan Paguyaman secara umum.


Dengan terbentuknya Desa Siaga TB, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis semakin meningkat, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera serta mendukung terwujudnya program eliminasi TB di Kabupaten Boalemo.

Klik Dukung Blog Ini

Rabu, 20 Mei 2026

Pembinaan Aparat Desa Se-Kecamatan Paguyaman, Perkuat Kapasitas dan Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

 

Paguyaman, 20 Mei 2026 – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo melaksanakan kegiatan Pembinaan Aparat Desa Se-Kecamatan Paguyaman pada Rabu (20/05/2026). 
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, memperkuat sinergi antar lembaga, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat desa.


Kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, profesional, transparan, dan akuntabel dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat desa.


Hadir langsung dalam kegiatan ini Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho. Turut hadir Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Boalemo beserta jajaran kepala bidang, Pemerintah Kecamatan Paguyaman, para kepala desa, perangkat desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta unsur kelembagaan desa se-Kecamatan Paguyaman.


Dalam arahannya, Wakil Bupati Boalemo menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja, penguatan koordinasi, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia juga mengingatkan seluruh aparatur desa agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Selain itu, pembinaan juga menyoroti pentingnya pengelolaan administrasi desa yang tertib, pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel, serta pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat desa.


Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Boalemo memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh aparat desa agar terus menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Boalemo bersama jajaran memberikan pembinaan teknis terkait tata kelola pemerintahan desa, pelaksanaan program desa, penguatan kelembagaan desa, serta evaluasi terhadap berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sedang berjalan di desa-desa.


Kegiatan pembinaan berlangsung dengan lancar dan interaktif melalui sesi diskusi, penyampaian arahan, serta evaluasi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah desa dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala dan masukan guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparat desa se-Kecamatan Paguyaman dapat terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya, memperkuat sinergi serta koordinasi antar lembaga, dan mampu memberikan pelayanan yang semakin maksimal kepada masyarakat. Dengan demikian, pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Boalemo.

Klik Dukung Blog Ini

Senin, 18 Mei 2026

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Ketahanan Pangan serta Administrasi BUMDes Se-Kecamatan Paguyaman


Paguyaman, 18 Mei 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta mendukung keberhasilan pelaksanaan program ketahanan pangan desa, Pemerintah Kecamatan Paguyaman melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Ketahanan Pangan serta Administrasi BUMDes Se-Kecamatan Paguyaman yang bertempat di Kantor Camat Paguyaman, Senin (18/05/2026).
Klik Dukung Blog ini


Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Paguyaman, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), pengurus BUMDes dari seluruh desa di Kecamatan Paguyaman, serta pihak-pihak terkait lainnya yang memiliki peran dalam mendukung pengelolaan usaha desa dan program ketahanan pangan. Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan berbagai program yang sedang dijalankan oleh BUMDes, sekaligus memperkuat sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa.


Dalam rapat tersebut dibahas perkembangan unit-unit usaha ketahanan pangan yang saat ini dikelola oleh BUMDes di masing-masing desa, baik yang bergerak pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, maupun usaha produktif lainnya. Setiap pengurus BUMDes diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan kegiatan, capaian yang telah diraih, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, serta strategi yang telah dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha.


Selain membahas perkembangan usaha ketahanan pangan, forum ini juga difokuskan pada evaluasi pengelolaan administrasi BUMDes. Pembahasan meliputi penyusunan laporan kegiatan, administrasi keuangan, pencatatan aset usaha, legalitas kelembagaan, hingga kelengkapan dokumen pendukung lainnya. Evaluasi ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan bahwa seluruh BUMDes telah menerapkan tata kelola yang baik, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.



Pemerintah Kecamatan Paguyaman dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan usaha desa yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat. Pengurus BUMDes diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat manajemen usaha, serta melakukan inovasi dalam pengembangan unit-unit usaha yang memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).


Lebih lanjut, Pemerintah Kecamatan juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi sebagai salah satu indikator utama keberhasilan pengelolaan BUMDes. Administrasi yang baik akan memudahkan proses monitoring, evaluasi, serta pertanggungjawaban kepada pemerintah desa dan masyarakat sebagai pemilik modal utama BUMDes.


Pada kesempatan tersebut, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa turut memberikan pendampingan teknis terkait penguatan kelembagaan BUMDes, penyempurnaan administrasi usaha, penyusunan laporan keuangan, serta penyelesaian berbagai dokumen pendukung yang masih perlu ditindaklanjuti oleh masing-masing pengurus BUMDes. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan berbagai masukan dan solusi yang diberikan guna meningkatkan kualitas tata kelola usaha desa.


Melalui kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi ini, diharapkan seluruh BUMDes di Kecamatan Paguyaman dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan administrasinya, sehingga program ketahanan pangan yang sedang dijalankan dapat berkembang secara optimal, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat.


Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan BUMDes yang profesional, mandiri, dan berdaya saing sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi desa di Kecamatan Paguyaman.

(TPP Kecamatan Paguyaman) 


Klik Dukung Blog Ini

Selasa, 12 Mei 2026

Camat Paguyaman Monitoring Panen Jagung BUMDes Huwongo, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Desa

 

Huwongo, 12 Mei 2026Sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan desa, telah dilaksanakan kegiatan monitoring panen jagung yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Huwongo pada Selasa (12/05/2026). Klik Dukung Blog ini 
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan yang telah dijalankan oleh BUMDes sekaligus memastikan bahwa seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.


Kegiatan monitoring tersebut dihadiri langsung oleh Camat Paguyaman, Bapak Iswandy Pagau, S.KM, bersama Pendamping Desa, Pemerintah Desa Huwongo, Pengurus BUMDes, serta pihak-pihak terkait lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan dan penguatan ekonomi desa.


Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi panen untuk melihat kondisi lahan pertanian, proses panen jagung, hasil produksi yang diperoleh, serta mekanisme pengelolaan hasil panen yang akan menjadi bagian dari pengembangan usaha BUMDes ke depan. Monitoring ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan usaha pertanian desa agar dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang.


Camat Paguyaman, Bapak Iswandy Pagau, S.KM, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Huwongo dan Pengurus BUMDes atas kerja sama dan komitmen yang telah ditunjukkan dalam mengelola program ketahanan pangan melalui budidaya jagung. Menurutnya, program seperti ini memiliki peran strategis dalam mendukung kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.


Beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh pihak yang terlibat agar terus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha pertanian, baik dari sisi produktivitas lahan, manajemen usaha, pengelolaan administrasi, maupun pemanfaatan hasil panen agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat desa.


Selain melakukan monitoring, kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi bersama terhadap perkembangan program yang telah berjalan. Pendamping Desa bersama Pemerintah Desa Huwongo dan Pengurus BUMDes membahas berbagai aspek pengelolaan usaha, mulai dari pemanfaatan lahan, penggunaan sarana produksi pertanian, hingga strategi pengelolaan hasil panen agar dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal.


Dalam diskusi yang berlangsung, turut dibahas beberapa langkah tindak lanjut guna meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program ketahanan pangan desa. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas BUMDes dalam mengelola usaha pertanian secara profesional serta mendorong peningkatan hasil produksi pada musim tanam berikutnya.


Program ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDes Huwongo ini dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu unit usaha produktif desa. Selain berkontribusi terhadap penyediaan pangan, program ini juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan bagi desa dan masyarakat melalui pengelolaan usaha yang berkelanjutan.


Melalui kegiatan monitoring panen jagung ini, diharapkan program ketahanan pangan Desa Huwongo dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Keberhasilan program ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), membuka peluang ekonomi baru, serta mendukung terwujudnya desa yang mandiri dan sejahtera.

(TPP Kecamatan Paguyaman)

Klik Dukung Blog Ini

Kamis, 30 April 2026

Rapat Koordinasi dan Evaluasi KPM Kecamatan Paguyaman Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

 

Paguyaman, 30 April 2026 – Bertempat di Kantor Camat Paguyaman, telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tingkat Kecamatan Paguyaman pada Kamis (30/04/2026). 
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran KPM dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui optimalisasi penginputan data progres pada WEB Aplikasi WHDw Nasional, yang menjadi instrumen penting dalam pelaporan dan pemantauan capaian program secara terintegrasi.


Kegiatan rapat koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Paguyaman, Bapak John Warouw, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang terdiri dari Kader Pembangunan Manusia (KPM), Pendamping Desa (PD), dan Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Kecamatan Paguyaman.


Dalam arahannya, Sekretaris Camat menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang kuat antara seluruh pihak dalam memastikan validitas serta akurasi data yang diinput ke dalam sistem. Menurut beliau, data yang berkualitas akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis penanganan stunting, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun nasional.


Rapat koordinasi dan evaluasi ini dihadiri oleh seluruh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta Kader Pembangunan Manusia dari masing-masing desa di wilayah Kecamatan Paguyaman. Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap progres penginputan data yang telah dilakukan oleh masing-masing KPM.


Dalam sesi evaluasi, setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan capaian penginputan data, kendala yang dihadapi di lapangan, serta berbagai permasalahan teknis yang memengaruhi proses pelaporan. Beberapa kendala yang disampaikan antara lain terkait kualitas jaringan internet, pemahaman teknis penggunaan aplikasi, serta ketersediaan data pendukung yang diperlukan dalam proses penginputan.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum penyamaan persepsi terkait mekanisme dan tata cara penginputan data pada WEB Aplikasi WHDw Nasional. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan input dan memastikan keseragaman data yang dilaporkan oleh seluruh desa di Kecamatan Paguyaman.


Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa turut memberikan arahan teknis serta pendampingan langsung kepada para KPM. Berbagai permasalahan yang muncul selama proses evaluasi dibahas secara bersama-sama untuk menemukan solusi yang tepat dan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing desa.


Diskusi yang berlangsung secara interaktif dan konstruktif ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, pemahaman, dan keterampilan para KPM dalam menjalankan tugasnya, khususnya dalam aspek pendataan, pelaporan, serta pemantauan program konvergensi percepatan penurunan stunting.


Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan setiap desa dapat segera melakukan perbaikan dan percepatan penginputan data sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, data yang tersaji dalam sistem dapat menggambarkan kondisi riil di lapangan dan menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan serta pelaksanaan program yang tepat sasaran.


Kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi KPM ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama seluruh pihak yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Paguyaman. Dengan data yang akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan, diharapkan berbagai intervensi program yang dilaksanakan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.


Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, KPM, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa, target percepatan penurunan stunting di Kecamatan Paguyaman diharapkan dapat tercapai secara optimal demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

(TPP Kecamatan Paguyaman)

Klik Dukung Blog Ini

Senin, 13 April 2026

Fasilitasi OJT Pemeringkatan BUMDes Cluster 3 Kecamatan Paguyaman Tingkatkan Kapasitas Pengurus dalam Pengelolaan Data Berbasis Web

 

Permata, 13 April 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan berbasis digital, telah dilaksanakan kegiatan Fasilitasi On The Job Training (OJT) Pemeringkatan BUMDes Cluster 3 Kecamatan Paguyaman yang bertempat di Aula Kantor Desa Permata, Senin (13/04/2026). Klik Dukung Blog ini


Kegiatan ini diikuti oleh pengurus BUMDes dari empat desa yang tergabung dalam Cluster 3 Kecamatan Paguyaman, yaitu Desa Diloato, Desa Permata, Desa Mutiara, dan Desa Mustika. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dalam mendukung proses pemeringkatan melalui aplikasi Web BUMDes, yang menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur kinerja, perkembangan usaha, serta tata kelola BUMDes yang transparan, akuntabel, dan profesional.


Acara dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Camat Paguyaman, Bapak Jhon Warouw, S.Sos, yang dalam arahannya menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pengelolaan BUMDes yang lebih modern, efektif, dan tertib administrasi.


Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan OJT ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para pengurus BUMDes untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan data berbasis digital. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperbaiki kualitas data yang dimiliki masing-masing BUMDes sehingga proses pemeringkatan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan penilaian yang objektif sesuai kondisi riil di lapangan.


Memasuki sesi inti kegiatan, peserta mengikuti pelaksanaan On The Job Training (OJT) yang difokuskan pada praktik langsung penginputan data pemeringkatan BUMDes melalui aplikasi Web BUMDes. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan pendampingan teknis secara langsung mulai dari proses pengisian profil BUMDes, struktur organisasi, unit usaha yang dijalankan, laporan keuangan, hingga berbagai indikator penilaian lainnya yang menjadi komponen utama dalam proses pemeringkatan.


Selama kegiatan berlangsung, para pengurus BUMDes menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait kendala yang dihadapi saat melakukan penginputan data.


Tim pendamping memberikan arahan dan solusi secara langsung terhadap berbagai permasalahan yang muncul, sehingga proses penginputan dapat berjalan lebih lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendekatan praktik langsung yang diterapkan dalam kegiatan ini dinilai sangat membantu peserta dalam memahami penggunaan sistem dan meningkatkan kemampuan pengelolaan data secara mandiri.


Selain meningkatkan kapasitas teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar pengurus BUMDes dalam satu cluster. Melalui forum ini, para peserta dapat saling berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta membangun kesamaan pemahaman terkait tata kelola dan pelaporan BUMDes yang baik.


Dengan adanya kegiatan fasilitasi OJT ini, diharapkan seluruh pengurus BUMDes yang tergabung dalam Cluster 3 Kecamatan Paguyaman dapat lebih memahami mekanisme pemeringkatan BUMDes serta mampu mengelola data secara tertib, akurat, dan berkelanjutan melalui sistem berbasis web.


Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya BUMDes yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu berkontribusi secara optimal dalam meningkatkan perekonomian desa serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Paguyaman.


Klik Dukung Blog Ini

Jumat, 10 April 2026

Fasilitasi OJT Pemeringkatan BUMDes Cluster 2 Kecamatan Paguyaman Tingkatkan Kapasitas Pengurus dalam Pengelolaan Data Berbasis Digital

 

Tenilo, 10 April 2026
– Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan berbasis digital, telah dilaksanakan kegiatan
Fasilitasi On The Job Training (OJT) Pemeringkatan BUMDes Cluster 2 Kecamatan Paguyaman
yang bertempat di Aula Kantor Desa Tenilo, Jumat (10/04/2026).


Kegiatan ini diikuti oleh pengurus BUMDes dari sejumlah desa yang tergabung dalam Cluster 2 Kecamatan Paguyaman, yakni Desa Bualo, Bongo IV, Huwongo, Batukeramat, Bongo Nol, Saripi, Balate Jaya, Hulawa, dan Desa Tenilo selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan.


Pelaksanaan OJT ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengurus BUMDes dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan berbasis digital, khususnya dalam mendukung proses Pemeringkatan BUMDes melalui aplikasi Web BUMDes. Pemeringkatan tersebut menjadi instrumen penting dalam menilai tingkat perkembangan usaha, kinerja kelembagaan, tata kelola organisasi, serta keberlanjutan unit usaha yang dijalankan oleh masing-masing BUMDes.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari Sekretaris Camat Paguyaman, Bapak Jhon Warouw, S.Sos, yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung tata kelola BUMDes yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan profesional.


Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa pengelolaan data yang baik dan akurat merupakan fondasi utama dalam pengembangan BUMDes. Oleh karena itu, seluruh pengurus diharapkan dapat mengikuti proses penginputan data dengan teliti dan sungguh-sungguh, mengingat data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam proses penilaian dan penyusunan kebijakan pengembangan BUMDes ke depan.


Memasuki sesi inti kegiatan, para peserta mengikuti praktik langsung penginputan data pemeringkatan BUMDes melalui aplikasi Web BUMDes. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan teknis secara langsung untuk memastikan seluruh tahapan penginputan dapat dilakukan dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Data yang diinput meliputi profil BUMDes, struktur organisasi, jenis dan perkembangan unit usaha, laporan keuangan, hingga berbagai indikator penilaian lainnya yang menjadi komponen utama dalam proses pemeringkatan. Pendekatan praktik langsung yang diterapkan dalam kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami secara menyeluruh mekanisme penggunaan aplikasi sekaligus menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi selama proses penginputan data.


Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam setiap sesi, baik saat praktik penginputan maupun dalam diskusi dan tanya jawab. Berbagai permasalahan teknis yang muncul dapat diselesaikan melalui pendampingan dan arahan yang diberikan oleh tim fasilitator, sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan dengan lancar.


Selain meningkatkan kapasitas teknis pengurus BUMDes, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat koordinasi dan sinergi antar-BUMDes dalam satu cluster. Melalui forum ini, para peserta dapat saling berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta membangun kesamaan pemahaman terkait tata kelola dan pelaporan BUMDes yang baik.


Dengan adanya kegiatan fasilitasi OJT ini, diharapkan seluruh pengurus BUMDes yang tergabung dalam Cluster 2 Kecamatan Paguyaman dapat lebih memahami mekanisme pemeringkatan BUMDes serta mampu mengelola data secara tertib, akurat, dan berkelanjutan melalui sistem berbasis web.


Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan lancar ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kelembagaan BUMDes. Ke depan, hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya BUMDes yang lebih maju, mandiri, profesional, serta mampu berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Paguyaman.

(TPP Kecamatan Paguyaman)

Klik Dukung Blog Ini